Langsung ke konten utama

Penanganan Perubahan Garis Pantai di Pulau Siladen


Tugas Mitigasi Bencana

Nama   : Yulmaela Matu .P
NIM    : 1610716220017
“Penanganan Perubahan Garis Pantai di Pulau Siladen”
Pulau Siladen (Siladen Island) berada di sebelah timur laut Pulau Bunaken (Bunaken Island), yakni sekitar 8 mil (12 km) dari pusat kota Manado, Sulawesi Utara yang ditempuh selama 45 menit menggunakan kapal motor. Pulau ini memiliki luas 31,25 hektar.
            Pulau Siladen merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken. Meskipun kawasan pulaunya tidak begitu luas. Pulau ini memiliki taman laut dengan ikan dan terumbu karang dari berbagai spesies, serta sebuah gua bawah laut yang menantang untuk diselami. Pulau ini memiliki pasir putih yang sangat alami serta tumbuh pohon ketapang di sepanjang pulau sehingga menambah keteduhan pulau tersebut.

Perubahan garis pantai yang terjadi di Pulau Siladen, Sulawesi Utara, Manado pada tahun 2012-2014 mengalami proses abrasi dan sedimentasi. Dimana pada proses abrasi ini terjadi karena adanya  faktor alam yang disebabkan oleh angin yang bertiup di atas lautan yang menimbulkan gelombang dan arus laut sehingga mempunyai kekuatan untuk mengikis daerah pantai. Sedangkan pada proses sedimentasi ini merupakan proses pengendapan material yang di transport oleh media air, angin, es atau gletser di suatu cekungan. 


Untuk wilayah/area pantai yang rawan abrasi, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain :
1.    Groin  : mengubah laju transport sedimen sejajar dengan pantai
2.  Jetty     : mengubah laju transport sedimen sejajar pantai dan mencegah penutupan dan perpindahan muara sungai
3.    Revetment, Seawall  : memperkuat tebing pantai sehingga tahan terhadap gempuran gelombang
4.    Tanggul, Tembok laut : menahan limpasan gelombang dan memperkuat pantai terhadap gempuran gelombang
5.    Breakwater : Memecah energi gelombang dan membentuk tombollo.
          Untuk Pulau Siladen, pada perubahan garis pantai yang mengalami abrasi dapat menggunakan bangunan Breakwater (pemecah gelombang) agar menjadi penghalang dan hambatan untuk tidak terjadinya abrasi atau pengikisan pantai yang semakin besar. Breakwater ini dibangun di area yang mengalami abrasi sehingga terlihat seperti dinding laut. Ada dua tipe Breakwater yaitu pemecah gelombang sambung pantai dan pemecah gelombang lepas pantai. Pemecah gelombang sambung pantai ini dapat dilihat seperti perlindungan perairan di pelabuhan. Tipe ini perlu ditinjau karakteristik gelombangnya di beberapa lokasi di sepanjang pemecah gelombang seperti sistem perencanaan groin dan jetty. Untuk gelombang pemecah lepas pantai bangunannya dibuat sejajar dengan pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai. Bangunan ini direncanakan untuk melindungi pantai yang terletak dibelakangnya dan serangan gelombang. Tergantung pada panjang pantai yang dilindungi, pemecah gelombang lepas pantai dapat dibuat dari satu pemecah gelombang atau suatu seri bangunan yang terdiri dari beberapa ruas pemecah gelombang yang dipisahkan oleh celah.


         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PETA ANALOG DAN PETA DIGITAL

PETA ANALOG DAN PETA DIGITAL Peta diperlukan sebagai petunjuk lokasi wilayah, alat penentu lokasi pengambilan sampel di lapangan, sebagai alat analisis untuk mencari satu output dari beberapa input peta (tema peta berbeda) dengan cara tumpangsusun beberapa peta (overlay), dan sebagai sarana untuk menampilkan berbagai fenomena hasil penelitian seperti peta kepadatan penduduk, peta daerah bahaya longsor, peta daerah genangan, peta ketersediaan air, peta kesesuaian lahan, peta kemampuan lahan, dan sebagainya. Sistem Informasi Geografis atau disingkat SIG merupakan suatu sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, mengatur, mentransformasi, memanipulasi, dan menganalisis data-data geografis. Data geografis yang dimaksud disini adalah data spasial yang ciri-cirinya adalah sebagai berikut : 1. Memiliki geometric properties seperti koordinat dan lokasi. 2. Terkait dengan aspek ruang sepertibpersil, kota, kawasan pembangunan. 3. Berhubungan dengan semua f...

APLIKASI SIG DALAM PEMETAAN WISATA MANGROVE

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM PEMETAAN WISATA MANGROVE DI PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT APPLICATION OF GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) IN MANGROVE TOURISM MAPPING IN BIG MORNING TANAH LAUT DISTRICT Yulmaela Matu .P Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Jl. A. Yani Km 36, Kampus ULM Banjarbaru Email: Yulmaelamatu27@gmail.com Abstrak Mangrove merupakan varietas pantai tropis, yang didominasi oleh beberapa spesies pohon mangrove dan memiliki fungsi ekologis penting antara lain sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan bagi biota tertentu. Selain itu hutan mangrove juga mampu berperan sebagai penahan abrasi. Hutan mangrove merupakan ekosistem dengan tingkat produktivitas yang tinggi dengan berbagai macam fungsi ekonomi, sosial dan lingkungan yang penting. Salah satu fungsi sosial mangrove adalah memungkinkannya berfungsi sebagai tujuan wisata. Oleh karena i...

STRATEGI DAN KEBIJAKAN PEMETAAN HUTAN MANGROVE DI DESA PAGATAN BESAR

STRATEGI DAN KEBIJAKAN PEMETAAN HUTAN MANGROVE DI PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT STRATEGY AND MANGROVE FOREST MAPPING POLICY IN PAGATAN BESAR, TANAH LAUT DISTRICT Yulmaela Matu .P Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Jl. A. Yani Km 36, Kampus ULM Banjarbaru Email: Yulmaelamatu27@gmail.com Abstrak Hutan mangrove sering disebut hutan payau atau populer dengan sebutan hutan bakau. Disebut hutan payau, karena hutan ini tumbuh di atas substrat (media tumbuh) yang digenangi campuran air laut dan juga air tawar.  Perpaduan keduanya menjadikan air di daerah tersebut menjadi payau.  Disebut hutan bakau, karena orang sering mengenali dengan keberadaan spesies bakau ( Rhizopora sp ) yang dominan. Hutan mangrove tumbuh di sepanjang pesisir pantai, muara sungai, bahkan ada yang tumbuh di rawa gambut. Komunitas dan pertumbuhan hutan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor alam, misalnya tipe tanah, s...